Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Niat dan Artinya

Hari Raya Idulfitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan. Pada hari yang penuh kebahagiaan ini, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat Idulfitri sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kesempatan yang telah diberikan.

Sholat Idulfitri biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid, lapangan, atau tempat terbuka pada pagi hari setelah matahari terbit. Ibadah ini memiliki tata cara yang sedikit berbeda dibandingkan dengan sholat pada umumnya karena terdapat tambahan takbir pada setiap rakaatnya.

Meskipun hanya dilaksanakan sekali dalam setahun, memahami tata cara sholat Idulfitri dengan benar sangat penting agar ibadah yang dilakukan menjadi lebih khusyuk dan sesuai dengan tuntunan. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui tata cara sholat Idulfitri lengkap dengan niat dan artinya.

Baca Juga: Zakat Fitrah: Pengertian, Besaran, Hikmah, dan Tata Caranya

Hikmah Melaksanakan Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri tidak hanya menjadi ibadah yang dianjurkan dalam Islam, tetapi juga memiliki banyak hikmah bagi umat Muslim. Melalui salat ini, umat Islam diajak untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Baca Juga: 15 Persiapan Idul Fitri 2026 yang Bisa Dilakukan Bersama Anak

Tata Cara Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri merupakan salat sunah yang dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Ibadah ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid, lapangan, atau tempat terbuka, tetapi juga dapat dilaksanakan sendiri di rumah dalam kondisi tertentu.

Dalam pelaksanaannya, salat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dengan tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua. Berikut ini adalah tata cara salat Idul Fitri yang dapat diikuti oleh umat Muslim.

1. Membaca Niat Salat Idul Fitri

Sebelum memulai salat, dianjurkan untuk membaca niat di dalam hati sebagai bentuk kesungguhan dalam melaksanakan ibadah.

Niat salat Idul Fitri:

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (إِمَامًا/مَأْمُومًا) لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab-Latin:
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini (imâman/ma’mûman) lillâhi ta’âlâ

Artinya:
“Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi imam/makmum) karena Allah Ta’ala.”

Apabila menjadi imam, maka membaca kata “imâman”, sedangkan jika menjadi makmum membaca “ma’mûman.”

2. Melakukan Takbiratul Ihram

Setelah membaca niat, dilanjutkan dengan takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan seperti pada salat pada umumnya.

3. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram, dianjurkan membaca doa iftitah sebagaimana salat biasa sebelum melanjutkan ke rangkaian berikutnya.

4. Takbir Sebanyak 7 Kali pada Rakaat Pertama

Setelah membaca doa iftitah, imam maupun makmum melakukan takbir sebanyak tujuh kali. Di antara setiap takbir dianjurkan membaca dzikir berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Arab-Latin:
Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa

Artinya:
“Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang.”

Atau dapat membaca dzikir berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Arab-Latin:
Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar.

Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

5. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Setelah selesai melakukan tujuh kali takbir, dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah kemudian membaca surat pendek.

Pada rakaat pertama dianjurkan membaca Surat Al-A’la.

6. Ruku’, Sujud dan Berdiri untuk Rakaat Kedua

Setelah membaca surat pendek, salat dilanjutkan seperti salat pada umumnya yaitu ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali, kemudian berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua.

7. Takbir Lima Kali pada Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, setelah berdiri kembali, dilakukan takbir sebanyak lima kali. Bacaan dzikir di sela-sela takbir sama seperti pada rakaat pertama.

8. Menyempurnakan Rukun Salat Hingga Salam

Setelah takbir lima kali, dilanjutkan membaca Surat Al-Fatihah dan surat pendek. Pada rakaat kedua dianjurkan membaca Surat Al-Ghasyiyah.

Setelah itu salat dilanjutkan dengan ruku’, sujud, dan diakhiri dengan salam seperti salat pada umumnya.

Baca Juga: 100 Ucapan Hari Raya Idul Fitri Berbagai Tema

Amalan Sunah Salat Idul Fitri

Selain melaksanakan salat Idul Fitri, terdapat beberapa amalan sunah yang dianjurkan agar ibadah menjadi lebih sempurna.

1. Mandi dan Menyucikan Diri

Sebelum melaksanakan salat Id, umat Muslim dianjurkan untuk mandi terlebih dahulu. Hal ini berdasarkan hadis dari Ibnu Abbas RA:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى

Artinya:
“Rasulullah SAW biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.”
(HR. Ibnu Hibban)

2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Dianjurkan memakai pakaian terbaik ketika akan melaksanakan salat Idul Fitri. Selain itu, menggunakan wewangian juga merupakan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW.

3. Makan Sebelum Salat Idul Fitri

Berbeda dengan Idul Adha, pada hari raya Idul Fitri umat Islam dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat. Hal ini menunjukkan bahwa puasa Ramadan telah selesai.

4. Mengambil Jalan Berbeda Saat Pergi dan Pulang

Saat menuju tempat salat Idul Fitri, dianjurkan untuk mengambil jalan yang berbeda ketika pulang.

Hal ini berdasarkan hadis:

كَانَ النَّبِىُّ ﷺ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

Artinya:
“Nabi SAW ketika hari raya melewati jalan yang berbeda saat pergi dan pulang.”

Selain itu, Rasulullah SAW juga dianjurkan berjalan kaki menuju tempat salat Id.

Selain itu, salat Idul Fitri juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Muslim. Berkumpul bersama keluarga, tetangga, dan masyarakat saat melaksanakan salat Id dapat memperkuat rasa persaudaraan serta kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.

Sholat Idulfitri menjadi salah satu ibadah yang memiliki makna penting dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Dengan memahami tata cara pelaksanaannya, mulai dari niat hingga urutan gerakan sholat, umat Muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan sesuai dengan tuntunan yang dianjurkan.

Bimbel Presmada

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top