Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, masyarakat biasanya mengadakan kegiatan halal bihalal sebagai bentuk silaturahmi dan saling memaafkan. Acara ini sering diselenggarakan di berbagai lingkungan, mulai dari masjid, desa, hingga tingkat RT dan RW. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat berkumpul kembali setelah bulan Ramadan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momen yang penuh makna untuk membangun kebersamaan dan memperkuat rasa persaudaraan. Agar acara berjalan dengan lancar dan tertib, biasanya diperlukan susunan acara yang jelas sehingga setiap rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Dengan adanya susunan acara yang terstruktur, panitia dapat mengatur jalannya kegiatan mulai dari pembukaan hingga penutup. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui contoh susunan acara halal bihalal yang dapat diterapkan dalam kegiatan di masjid, desa, maupun lingkungan RT dan RW.
Baca Juga: 8 Contoh Undangan Halal Bihalal Idul Fitri untuk Keluarga
Contoh Susunan Acara Halal Bihalal RT, RW, dan Desa
Terdapat berbagai macam kegiatan yang dapat Anda masukkan dalam daftar susunan acara halal bihalal lebaran. Mulai dari sambutan dari tokoh setempat, ceramah atau kultum, membaca doa, dan sebagainya.
Berikut contoh susunan acara halal bihalal yang menarik.
Sambutan dari Ketua RT, RW, atau Desa
Sebagai susunan acara halal bihalal yang pertama, sambutan bisa dimasukan sebagai salah satu daftar kegiatannya. Anda bisa mengundang tokoh-tokoh tertentu yang memiliki pengaruh, kemudian mereka menyampaikan kata-katanya.
Kultum Singkat
Susunan acara halal bihalal RT, RW, maupun desa termasuk sebagai kegiatan keagamaan umat Islam. Oleh karena itu, Anda dapat menyuruh tokoh agama setempat untuk menyampaikan kultum atau ceramah.
Salam-Salaman
Secara umum, seluruh umat muslim mengetahui bahwa halal bihalal merupakan kegiatan yang dilakukan pasca lebaran. Salam-salaman merupakan agenda penting, khususnya ketika momen bermaaf-maafan.
Makan-Makan
Susunan acara halal bihalal juga perlu diselingi dengan waktu makan bersama. Panitia acara dapat mempersiapkan hidangan lebih awal, sehingga bisa berbincang-bincang sambil menikmati menu.
Pembacaan Ayat Suci
Sebagai acara keagamaan, halal bihalal yang telah menjadi suatu tradisi Islam di Indonesia bisa dilengkapi dengan pembacaan ayat suci. Anda bisa melantunkan Al-Quran bersama-sama atau diwakilkan.
Hiburan dari Panitia
Susunan acara halal bihalal juga bisa diisi dengan permainan maupun hiburan-hiburan tertentu. Salah satu contoh hiburan pada susunan acara halal bihalal non formal yakni tebak-tebakan.
Baca Juga: 8 Contoh Sambutan Halal Bihalal yang Mudah Dihafal
Contoh Rundown Susunan Acara Halal Bihalal RT, RW, dan Desa
Contoh susunan acara halal bihalal Idul Fitri untuk lingkup desa, RT, maupun RW dibutuhkan sebelum pelaksanaan kegiatan. Adapun rundown secara umum dilengkapi dengan urutan kegiatan serta waktunya.
Berikut ini contoh rundown acara halal bihalal.
1. Rundown Susunan Acara Halal Bihalal RT
Pembukaan oleh MC: 19.30-20.00
Sambutan Panitia: 20.00-20.10
Sambutan Ketua RT: 20.10-20.20
Doa Bersama: 20.20-20.40
Salam-salaman: 20.40-21.00
Penutupan: 21.00-selesai
2. Rundown Susunan Acara Halal Bihalal Non Formal untuk RT
Pembukaan: 08.00-08.10
Sambutan Ketua RT: 08.10-08.30
Doa Bersama: 08.30-08.45
Salam-salaman: 08.45-09.00
Makan-Makan: 09.00-selesai
3. Rundown Susunan Acara Halal Bihalal Desa
Pembukaan oleh MC: 14.00-14.05
Sambutan Panitia: 14.05-14.15
Sambutan Kepala Desa: 14.15-14.30
Sambutan RT dan RW: 14.30-15.00
Persiapan dan Sholat Ashar: 15.00-15.30
Doa Bersama: 15.30-15-50
Salam-salaman: 15.50-16.20
Makan Bersama: 16.20-17.00
Penutupan: 17.00-selesai
4. Rundown Acara Halal Bihalal Non Formal Desa
Pembukaan Acara: 09.00-09.10
Sambutan RT, RW, dan Kepala Desa: 09.10-10.00
Kultum dan Pembacaan Ayat Suci: 10.00-11.00
Doa Bersama: 11.00-11.20
Makan-Makan: 11.20-11.50
Salam-salaman: 11.50-12.10
Sholat Dzuhur: 12.10-12.30
Hiburan: 12.30-14.00
Pembagian Hadiah Hiburan: 14.00-15.00
Penutupan: 15.00-15.10
5. Contoh Rundown Acara Halal Bihalal Formal
Pembukaan MC: 19.00-19.10
Sambutan-Sambutan: 19.10-20.00
Doa Bersama: 20.00-20.20
Pembacaan Ayat Suci: 20.20-20.40
Salam-Salaman dan Makan Bersama: 20.40-21.30
Penutupan: 21.30-21.40
Baca Juga: 7 Contoh Undangan Halal Bihalal RT Singkat
Contoh Teks Susunan Acara Halal Bihalal
Susunan acara halal bihalal biasanya disusun secara sederhana namun tetap tertib agar kegiatan berjalan dengan lancar. Dengan adanya susunan acara yang jelas, panitia dapat mengatur jalannya kegiatan mulai dari pembukaan hingga penutup. Selain itu, susunan acara juga membantu pembawa acara dalam memandu jalannya kegiatan agar lebih terarah.
Berikut contoh teks susunan acara halal bihalal yang sering digunakan dalam kegiatan di masjid, desa, maupun lingkungan RT/RW.
Pembukaan
Assalamualaikum Wr. Wb.
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil ‘alamin wabihi nasta’in ‘ala umurid dunya waddin, wassalatu wassalamu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in. Amma ba’du.
Yang terhormat Bapak Ketua RT…
Yang kami hormati para sesepuh, tokoh masyarakat, serta bapak/ibu warga RT 01/XI Permata Puri Ngaliyan.
Wabil khusus Bapak … selaku pemberi mauidhoh hasanah.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam acara halal bihalal pada hari ini. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Tak lupa shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang kita harapkan syafaatnya di yaumul qiyamah kelak.
Sebelum acara dimulai, izinkan saya membacakan susunan acara pada hari ini sebagai berikut:
-
Pembukaan
-
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
-
Sambutan Ketua Panitia
-
Hiburan dari Karang Taruna
-
Sambutan Ketua RT
-
Salam-salaman
-
Ceramah agama
-
Pembacaan doa
-
Penutup
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
Memasuki acara kedua yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang akan dibacakan oleh saudara … dan sari tilawah oleh … . Kepada yang bertugas kami persilakan.
Terima kasih kepada pembaca ayat suci Al-Qur’an. Semoga lantunan ayat suci tersebut semakin menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Sambutan Ketua Panitia
Selanjutnya kita memasuki acara sambutan dari Ketua Panitia. Kepada Bapak Satya selaku ketua panitia kami persilakan untuk memberikan sambutan.
Terima kasih atas sambutan yang telah disampaikan. Semoga apa yang beliau sampaikan dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Acara Hiburan
Berikutnya kita akan menyaksikan hiburan dari adik-adik Karang Taruna RT 01/XI. Oleh karena itu, kepada adik-adik Karang Taruna kami persilakan untuk menampilkan penampilan terbaiknya.
Sambutan Ketua RT
Acara selanjutnya adalah sambutan dari Bapak Ketua RT 01/RW XI. Kepada Bapak Ketua RT kami persilakan.
Terima kasih atas sambutan yang telah diberikan. Semoga pesan yang disampaikan dapat mempererat kebersamaan warga.
Acara Salam-Salaman
Selanjutnya kita memasuki acara inti yaitu salam-salaman antarwarga sebagai simbol saling memaafkan. Oleh karena itu, kami mohon kepada seluruh hadirin untuk berdiri dan saling bersalaman.
Ceramah Agama
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang akan disampaikan oleh Bapak … . Kepada beliau kami persilakan.
Terima kasih atas tausiyah yang telah disampaikan. Semoga nasihat yang diberikan dapat menjadi pedoman bagi kita dalam kehidupan sehari-hari.
Pembacaan Doa
Sebelum acara ditutup, marilah kita memanjatkan doa yang akan dipimpin oleh Bapak H. Wibowo Santoso. Kepada beliau kami persilakan.
Terima kasih atas doa yang telah dipanjatkan. Semoga segala amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.
Penutup
Hadirin yang saya hormati, tibalah kita di penghujung acara halal bihalal pada hari ini. Saya selaku pembawa acara memohon maaf apabila selama memandu acara terdapat kesalahan kata yang kurang berkenan.
Akhir kata, terima kasih atas perhatian seluruh hadirin yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Susunan acara halal bihalal yang baik akan membantu kegiatan berlangsung dengan tertib dan terarah. Dengan perencanaan yang matang, setiap rangkaian acara dapat berjalan lancar sehingga tujuan utama untuk mempererat silaturahmi dapat tercapai. Melalui kegiatan ini, kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan masyarakat juga dapat semakin terjaga.








