Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah? Berikut Jadwal, Makna, & Amalan

Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah

Isra Miraj 2026 berapa hijriah menjadi pertanyaan yang banyak dicari umat Islam menjelang peringatan hari besar ini. Isra Miraj merupakan peristiwa agung yang selalu diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Penentuan tanggal Hijriah dan Masehi menjadi penting agar umat Islam dapat mempersiapkan diri dengan baik. Terlebih, momen ini kerap diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan di masjid, sekolah, hingga lingkungan masyarakat.

Selain mengetahui tanggal peringatannya, memahami makna Isra Miraj juga tak kalah penting. Peristiwa ini mengandung banyak pelajaran berharga, terutama tentang kewajiban salat lima waktu sebagai tiang agama. Isra Miraj mengajarkan ketaatan, kesabaran, dan kedekatan hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, peringatannya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri.

Tak hanya jadwal dan maknanya, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan menjelang dan saat Isra Miraj. Berbagai amalan seperti salat sunah, zikir, doa, dan memperbaiki kualitas ibadah dapat dilakukan untuk menyambut momen istimewa ini. Agar tidak ketinggalan informasi lengkapnya, simak artikel ini hingga selesai untuk mengetahui jadwal, makna, serta amalan Isra Miraj 2026 secara lengkap dan mudah dipahami.

Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah?

Mengacu pada berbagai literatur sejarah Islam, waktu terjadinya Isra Miraj memang masih menjadi bahan perbedaan pendapat di kalangan ulama. Dalam buku Keajaiban Peristiwa Isra’ Mi’raj karya Abu Ubaidah Yusuf dijelaskan bahwa para ulama memiliki beragam pandangan terkait tanggal peristiwa ini. Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri mencatat sedikitnya enam pendapat, sementara al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani bahkan menghimpun hingga sepuluh pendapat berbeda mengenai waktu Isra Miraj.

Perbedaan pendapat tersebut mencakup bulan dan tahun terjadinya Isra Miraj. Ibnu Katsir berpendapat peristiwa ini terjadi pada bulan Rabiul Awal sebelum hijrah ke Madinah. Sementara itu, as-Suddi menyebut Isra Miraj berlangsung sekitar enam belas bulan sebelum hijrah, tepatnya pada bulan Dzulqa’dah. Ragam pandangan ini menunjukkan bahwa penentuan waktu Isra Miraj secara historis memang tidak tunggal.

Meski demikian, di Indonesia pendapat yang paling dikenal dan digunakan secara luas adalah Isra Miraj yang diperingati pada malam 27 Rajab. Pendapat ini dikemukakan oleh al-Allamah al-Manshurfuri dan menjadi rujukan utama dalam penetapan kalender keagamaan. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, Isra Miraj 2026 bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.

Baca Juga: Apa itu Isra Miraj? Berikut Pengertian, Sejarah, dan Hikmah

Kapan Isra Miraj 2026?

Isra Miraj diperingati umat Islam setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2026, peringatan Isra Miraj bertepatan dengan tahun 1447 Hijriah. Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, 27 Rajab 1447 H jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Tanggal ini sekaligus menjadi salah satu hari besar keagamaan Islam yang pertama kali diperingati pada tahun 2026

Jadwal Libur Isra Miraj 2026

Kabar menggembirakan bagi umat Islam di Indonesia, karena peringatan Isra Miraj 2026 resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional. Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga.

Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PANRB Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025 yang mengatur Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Walaupun tidak disertai cuti bersama, libur Isra Miraj 2026 tetap menghadirkan long weekend karena bertepatan dengan akhir pekan. Berikut susunan hari liburnya:

  • Jumat, 16 Januari 2026: Libur nasional Isra Miraj
  • Sabtu, 17 Januari 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 18 Januari 2026: Libur akhir pekan

Sejarah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

Dalam buku 99 Kisah Menakjubkan di Al-Qur’an karya Ridwan Abqary dijelaskan bahwa Isra Miraj bukan hanya peristiwa bersejarah, melainkan mukjizat agung yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Melalui perjalanan luar biasa ini, Rasulullah SAW menerima perintah langsung untuk menunaikan salat lima waktu sekaligus menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang tidak dapat dilihat oleh manusia pada umumnya.

Kisah Isra Miraj diawali ketika Malaikat Jibril, Mikail, dan satu malaikat lainnya menemui Rasulullah SAW di sekitar sumur Zamzam. Sebelum perjalanan dimulai, dada Nabi Muhammad SAW kembali dibersihkan dan disucikan, sebagaimana yang pernah terjadi saat beliau masih kecil, sebagai bentuk persiapan spiritual menuju perjalanan suci tersebut.

Selanjutnya, Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem dengan menaiki Buraq, makhluk istimewa yang diciptakan dari cahaya. Dengan kecepatan yang luar biasa, perjalanan ini ditempuh dalam waktu singkat sebelum Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan menuju Sidratul Muntaha.

Baca Juga: Sejarah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Beserta Peristiwa Penting

Apa Makna Penting dari Peristiwa Isra Miraj?

Makna Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pelajaran tentang kebesaran Allah SWT, kekuatan iman, serta kewajiban menunaikan salat lima waktu. Peristiwa ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan ketakwaan, menyucikan jiwa, dan mempererat hubungan hamba dengan Sang Pencipta.

Selain itu, Isra Mi’raj juga menjadi sumber inspirasi agar umat Islam mampu menghadapi berbagai tantangan hidup dengan kekuatan spiritual. Peristiwa agung ini sekaligus mengingatkan akan kemuliaan Allah SWT dan keistimewaan Masjidil Aqsa.

1. Perintah Salat

Puncak peristiwa Mi’raj adalah diterimanya perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT, yang menjadi ibadah pokok umat Islam dalam segala kondisi.

2. Keimanan dan Ketakwaan

Menunjukkan kedudukan mulia Nabi Muhammad SAW sebagai hamba Allah, sekaligus menguatkan keyakinan umat terhadap kekuasaan dan kasih sayang-Nya.

3. Penyucian Diri

Menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lahir dan batin sebagai persiapan menghadap Allah SWT.

4. Kekuatan Spiritual

Mengajarkan bahwa setiap kesulitan pasti disertai pertolongan Allah serta pentingnya berserah diri dan bersyukur sepenuhnya kepada-Nya.

Apa Saja Hikmah Isra Miraj?

Ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Perjalanan luar biasa ini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Islam, tetapi juga mengandung pelajaran penting bagi kehidupan umat Muslim sehari-hari. Berikut beberapa hikmah utama dari peristiwa Isra Mi’raj:

1. Kewajiban Salat Lima Waktu

Isra Mi’raj menegaskan bahwa salat lima waktu merupakan perintah langsung dari Allah SWT yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Peristiwa ini sekaligus memperkuat keyakinan akan kekuasaan Allah SWT yang Maha Berkehendak atas segala sesuatu.

2. Ujian Selalu Disertai Jalan Keluar

Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan bahwa setiap cobaan yang Allah SWT berikan pasti disertai solusi. Dengan berserah diri, bersabar, dan memperkuat iman, umat Islam dapat menghadapi ujian hidup dengan lebih tenang dan yakin.

3. Menjauhi Larangan Allah SWT

Hikmah lainnya adalah pengingat agar umat Islam senantiasa menjauhi segala larangan Allah SWT. Setiap perbuatan memiliki konsekuensi, sehingga ketaatan menjadi kunci untuk meraih keselamatan dunia dan akhirat.

4. Menyadari Kebesaran Allah SWT

Isra Mi’raj membuka kesadaran umat Islam akan keesaan dan keagungan Allah SWT sebagai Penguasa alam semesta. Dengan memahami kisah, makna, dan hikmah Isra Mi’raj, diharapkan keimanan semakin kuat dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT terus meningkat.

Jadikan Peringatan Penuh Makna dan Hikmah

Melalui pembahasan tentang Isra Miraj 2026 berapa hijriah?, diharapkan Sobat Mada semakin memahami waktu, makna, serta pelajaran penting dari peristiwa agung ini. Peringatan Isra Miraj bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk memperbaiki kualitas iman dan ibadah, khususnya salat lima waktu.

Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa share artikel agar semakin banyak yang mendapatkan ilmu dan inspirasi. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top