Permainan Hari Anak Nasional 2025 adalah momen spesial yang paling ditunggu anak-anak di sekolah PAUD dan TK. Momen ini bisa menjadi ajang untuk bermain, belajar, dan tumbuh bersama. Selain menyenangkan, permainan juga mendukung perkembangan motorik, sosial, dan emosional anak.
Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan. Ini adalah wujud penghargaan untuk masa kecil yang bahagia dan penuh cinta. Anak-anak berhak bermain bebas, merasa aman, dan mendapat dukungan. Lewat permainan yang seru, nilai-nilai positif dapat ditanamkan. Sobat Mada bisa sekaligus mengajarkan kerja sama, sportivitas, dan rasa percaya diri.
Di sekolah PAUD dan TK, perayaan ini sering dibuat dengan tema-tema meriah. Balon warna-warni, musik ceria, dan tawa anak-anak jadi pemandangan indah setiap tahun. Tapi yang paling penting, tentu saja permainannya! Permainan bisa membuat Hari Anak Nasional menjadi momen spesial yang terkenang lama. Jadi, mari kita intip apa saja 17 permainan seru yang bisa Sobat Mada mainkan bersama anak-anak di sekolah!
Baca juga: Hari Anak Nasional 2025, Logo, Sejarah, dan Maknanya
17 Permainan Hari Anak Nasional 2025
Berikut ini 17 permainan Hari Anak Nasional 2025 yang bisa Sobat Mada terapkan. Bisa diaplikasikan untuk anak-anak PAUD, TK, dan SD. Tentunya untuk memeriahkan Hari Anak Nasional 2025. Silakan simak baik-baik ya. Berikut ini ke-17 permainannya.
1. Estafet Bola
Permainan ini mengasah kekompakan dan fokus anak. Gunakan sendok untuk memindahkan bola dari satu titik ke titik lain. Siapa yang tercepat tanpa menjatuhkan bola, dia pemenangnya! Permainan ini bagus untuk melatih koordinasi tangan dan keseimbangan tubuh. Anak juga belajar untuk bersabar dan tetap berhati-hati dalam bergerak. Untuk variasi, Sobat Mada bisa menggunakan bola pingpong atau bola plastik kecil berwarna cerah agar lebih menarik.
2. Menyusun Balok Warna
Balok kayu berwarna bisa dijadikan alat permainan edukatif. Anak ditantang menyusun sesuai pola atau warna. Cocok untuk melatih koordinasi tangan dan mata. Permainan ini juga membantu anak memahami konsep ukuran, bentuk, dan urutan.
3. Tangkap Ekor Naga
Permainan tradisional yang seru. Anak-anak berbaris dan saling berpegangan, lalu mencoba menangkap “ekor naga” di barisan terakhir. Penuh tawa dan strategi! Anak yang berada di depan bertugas menghindari pengejar. Mereka belajar kerja sama, konsentrasi, dan ketangkasan dalam bergerak.
4. Jalan di Atas Garis
Buat garis di lantai dengan selotip warna-warni. Tantang anak untuk berjalan tanpa keluar dari jalur. Bagus untuk keseimbangan dan konsentrasi. Permainan ini juga melatih ketelitian serta keberanian anak untuk mencoba. Bisa divariasikan dengan berjalan mundur, berjalan dengan satu kaki, atau meniti garis sambil membawa benda ringan.
5. Lempar Cincin
Gunakan botol dan cincin dari karet atau tali. Anak harus melemparkan cincin hingga masuk ke botol. Sederhana tapi selalu seru dimainkan. Selain melatih ketepatan dan koordinasi mata-tangan, permainan ini juga mengajarkan anak untuk menghitung poin. Tambahkan tantangan jarak atau ukuran cincin untuk menyesuaikan tingkat kesulitan.
6. Mencocokkan Gambar
Siapkan gambar-gambar hewan, buah, atau benda lain. Anak diminta mencocokkan gambar yang sama. Latihan visual yang menyenangkan. Permainan ini melatih daya ingat dan kemampuan observasi anak. Gunakan kartu berukuran besar dan gambar yang jelas agar anak mudah mengenali. Untuk tingkat lanjut, gambar bisa disembunyikan seperti permainan memory card.
7. Balap Karung Mini
Gunakan karung kecil ukuran anak. Permainan klasik ini tetap jadi favorit karena seru dan bikin anak tertawa lepas. Anak-anak masuk ke dalam karung dan melompat sampai garis finish. Ini melatih kekuatan otot kaki, keseimbangan, dan semangat berkompetisi. Jangan lupa sediakan alas empuk untuk menghindari cedera saat anak jatuh.
8. Bermain Peran (Role Play)
Ajak anak berpura-pura menjadi dokter, guru, atau polisi. Mereka bisa bermain dan belajar sekaligus. Kembangkan imajinasi dan rasa percaya diri. Permainan ini juga melatih kemampuan berkomunikasi dan empati anak. Buat area kecil di kelas sebagai “rumah sakit” atau “kantor polisi” mini agar suasana bermain semakin hidup.
Baca juga: 20 Ide Kegiatan Hari Anak Nasional 2025 di Sekolah
9. Menyanyi dan Menari
Putar lagu anak favorit. Ajak anak menyanyi dan bergerak mengikuti irama. Energi mereka pasti tersalurkan dengan baik. Permainan ini sangat baik untuk perkembangan emosi dan ekspresi anak. Sobat Mada juga bisa membuat sesi karaoke mini atau lomba menari berpasangan untuk menambah keseruan.
10. Lomba Pakai Kaos
Anak berlomba memakai kaos yang tergantung di tali. Siapa cepat, dia menang. Lucu dan melatih kemandirian. Permainan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan berpakaian sendiri. Bisa divariasikan dengan menambahkan tantangan memakai sepatu atau topi setelah kaos dikenakan.
11. Mencari Harta Karun
Sembunyikan benda-benda kecil di area sekolah. Beri petunjuk sederhana. Anak diajak berpikir dan menemukan sendiri. Permainan ini mendorong rasa ingin tahu dan kemampuan memecahkan masalah. Pastikan petunjuknya mudah dimengerti dan sesuai tingkat usia anak. Jangan lupa beri kejutan kecil sebagai “harta karun”-nya!
12. Balap Meniti Garis
Buat jalur dari tali di lantai. Anak harus meniti jalur hingga selesai. Melatih ketelitian dan keseimbangan tubuh. Permainan ini bisa dibuat seperti jalur rintangan mini. Anak diajak untuk fokus dan menjaga keseimbangan tubuh saat bergerak pelan-pelan. Tambahkan rintangan ringan agar lebih menantang.
13. Puzzle Raksasa
Cetak gambar besar lalu potong jadi beberapa bagian. Anak-anak menyusunnya bersama. Melatih kerjasama dan logika. Permainan ini juga mengasah kesabaran, imajinasi visual, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Gunakan gambar tema Hari Anak Nasional agar anak makin antusias.
14. Menangkap Bola dengan Ember
Anak berpasangan. Satu melempar bola, satu menangkap pakai ember. Seru banget dan melatih refleks. Permainan ini melatih kerja sama tim dan ketepatan. Gunakan bola dari kertas atau bola plastik ringan agar aman. Pasangan bisa bergantian posisi agar semua mendapat pengalaman.
15. Lomba Menyusun Gelas
Siapkan gelas plastik warna-warni. Anak berlomba menyusunnya hingga jadi menara. Siapa paling tinggi, dia juara. Permainan ini juga melatih kesabaran dan ketelitian. Gelas bisa disusun berdasarkan warna, ukuran, atau pola tertentu. Jatuh? Tak masalah. Anak belajar bangkit dan mencoba lagi.
16. Mewarnai Bersama
Bagi anak menjadi kelompok kecil. Tiap kelompok mewarnai gambar besar bersama. Asah kreativitas dan kekompakan. Gambar bisa bertema Hari Anak Nasional atau tokoh kartun favorit. Permainan ini mengajarkan kolaborasi, membagi tugas, dan menghargai hasil karya bersama.
17. Lomba Tiup Balon
Anak berlomba meniup dan meletuskan balon. Bisa dibuat dalam tim. Bikin suasana makin ramai dan penuh tawa. Permainan ini menyenangkan sekaligus melatih otot mulut dan pernapasan anak. Gunakan balon berwarna cerah dan pastikan keamanannya agar tidak kaget saat meletus.
Baca juga: 35 Contoh Kegiatan Hari Anak Nasional 2025 di Sekolah
Tips Merayakan Hari Anak Nasional
Merayakan Hari Anak Nasional bukan hanya soal seru-seruan. Perayaan ini adalah momen berharga untuk membangun kedekatan, memperkuat nilai kebersamaan, dan mengenalkan anak pada makna pentingnya hari spesial mereka. Dengan perencanaan yang tepat, perayaan ini bisa menjadi kenangan indah yang membekas dalam hati anak-anak.
1. Persiapan yang Matang
Perayaan yang sukses dimulai dari persiapan yang matang. Pastikan seluruh perlengkapan seperti alat permainan, hadiah, dan dekorasi tersedia dan tertata rapi. Selain itu, siapkan juga ruang bermain yang aman, bersih, dan nyaman. Tidak kalah penting, libatkan panitia atau relawan agar kegiatan berjalan lancar dan terkoordinasi.
Pilih jenis permainan yang sesuai dengan usia dan jumlah anak. Anak-anak usia TK tentu berbeda kebutuhannya dengan siswa SD. Pastikan permainan tidak membahayakan fisik dan memberi ruang untuk belajar hal baru. Anak-anak akan merasa lebih bersemangat bila kegiatan yang disiapkan sesuai dengan kemampuan dan dunia bermain mereka.
2. Libatkan Guru & Orang Tua
Guru dan orang tua bukan hanya penonton, tapi bisa menjadi bagian dari keseruan. Ajak mereka ikut dalam permainan atau membantu mendampingi anak-anak saat bermain. Kolaborasi ini membuat anak merasa lebih aman dan dihargai. Selain itu, orang tua bisa melihat langsung perkembangan sosial dan emosional anak saat bermain bersama.
Guru juga bisa menjadi fasilitator yang memandu jalannya kegiatan. Sementara orang tua bisa menjadi juri, fotografer, atau bahkan rekan bermain anak. Suasana akan menjadi lebih hangat dan akrab saat semua pihak terlibat secara aktif.
3. Jangan Lupa Hadiah!
Anak-anak sangat menyukai penghargaan, meskipun kecil. Hadiah bisa menjadi motivasi tambahan dan bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Tidak perlu mahal, yang penting menarik dan bermakna. Contohnya, stiker warna-warni, mainan edukatif kecil, pin lucu, atau bahkan sertifikat juara dengan desain ceria.
Dengan adanya hadiah, anak akan merasa dihargai dan dikenang. Mereka juga akan lebih termotivasi untuk ikut kegiatan serupa di masa depan. Hadiah juga bisa disesuaikan dengan kategori, seperti “Anak Paling Semangat” atau “Tim Paling Kompak”, agar lebih variatif.
4. Dokumentasikan Momen
Abadikan setiap momen dengan kamera. Foto dan video saat anak tertawa, bermain, atau meraih hadiah adalah kenangan yang tak ternilai. Selain jadi dokumentasi pribadi, hasil dokumentasi ini bisa menjadi alat promosi yang kuat bagi sekolah atau bimbel.
Bagikan foto dan video tersebut di media sosial atau kepada orang tua. Tambahkan caption menarik dan penuh semangat. Dengan begitu, kegiatan positif ini akan tersebar luas dan memberi inspirasi pada komunitas lain.
Baca juga: 50 Tema Hari Anak Nasional 2025 untuk Sekolah
Siap Bikin Permainan Hari Anak Nasional?
Hari Anak Nasional adalah momentum emas untuk menghadirkan tawa dan makna. Lewat permainan yang tepat, anak-anak bisa belajar kerja sama, keberanian, dan kepercayaan diri. Tidak harus mahal atau rumit, yang penting niatnya tulus dan persiapannya matang. Jangan ragu mengajak anak mencoba berbagai permainan yang sudah dirancang.
Jadikan perayaan ini sebagai ruang untuk tumbuh bersama. Biarkan anak berekspresi, bergerak bebas, dan menikmati masa kecilnya dengan penuh suka cita. Aktivitas bermain yang sederhana bisa menyimpan banyak pelajaran penting. Kita hanya perlu menyediakan panggungnya.
Semakin sering anak merasa bahagia dan dihargai, semakin kuat karakter mereka terbentuk. Bermain bukan sekadar hiburan, tapi bagian dari proses belajar dan pengembangan diri. Maka, mari manfaatkan momen ini untuk menghadirkan kegiatan Hari Anak Nasional 2025 yang bermanfaat. Anak-anak adalah harapan masa depan, dan tugas kita adalah menjaga keceriaan mereka tetap menyala.
Yuk, mulai dari sekarang rancang permainan untuk perayaan Hari Anak Nasional di sekolah atau rumah! Jangan tunda, karena setiap momen bersama anak adalah kesempatan emas. Bagikan ide ini ke teman-teman guru atau komunitas parenting lainnya. Ajak mereka mencoba juga! Kita bisa membuat perayaan ini jadi pengalaman tak terlupakan bagi si kecil.
Pegiat dunia pendidikan. Suka menulis artikel-artikel seputar pendidikan dan novel. Kini, ia sebagai kepala tim marketing Bimbel Presmada.








